Analis MIliter: Berkurangnya Kepemimpinan AS di Luar Negeri

TRIBUNNEWS.COM, DAMASKUS - Keputusan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama meminta persetujuan Kongres untuk melakukan intervensi militer ke Suriah, sebagai isyarat telah berkurangnya kepemimpinan negara Paman Sam dalam urusan luar negeri.

Amos Harel, seorang analis militer, dikutip dari Haaretz, Senin (2/9/2013), mengatakan kebijakan Obama nampaknya akan serupa dengan yang ia ambil di Iran.

Menurutnya Timur Tengah saat ini melihat Obama sebagai sosok yang lemah, ragu-ragu dan bimbang.

"Sikap pemerintahan Obama memberi kita wawasan tentang tantangan strategis yang ditimbulkan oleh program nuklir Iran. Dari sudut pandang Israel, kesimpulannya adalah jauh dari menggembirakan. Teori bahwa AS akan datang untuk membantu Israel pada menit terakhir, dan menyerang Iran untuk mengangkat ancaman nuklir, tampaknya kurang dan kurang mungkin," tuturnya, seperti dikutip dari New York Times.com.

"Ini tidak mengherankan bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menjadi semakin yakin bahwa tidak ada yang akan datang membantunya jika Iran tiba-tiba mengumumkan bahwa ia mulai memperkaya uranium sampai 90 persen," katanya. (cnn)

Baca Juga:

Tunda Intervensi Militer, Obama Dinilai Pengecut dan Lemah

Menteri Luar Negeri Negara Liga Arab Segera Bahas Situasi Suriah

Butuh Tiga Pekan PBB Analisis Dugaan Penggunaan Senjata Kimia


http://id.berita.yahoo.com/analis-militer-berkurangnya-kepemimpinan-di-luar-negeri-100022550.html
◄ Newer Post Older Post ►
 

© Tersedunia Powered by Blogger