Rusia Mata-matai Pergerakan Militer di Mediterania

TRIBUNNEWS.COM, MOSCOW - Pemerintah Rusia, mengirimkan sebuah kapal pengintai ke Timur Laut Mediterania seiring dengan rencana Amerika Serikat (AS) melancarkan intervensi militer ke Suriah.

Menurut pemberitaan Guardian, Senin (2/9/2013), Priazovye telah meninggalkan pangkalan laut Sevastopol Rusia di Laut Hitam Ukraina dengan misi mengumpulkan informasi di wilayah konflik.

Presiden AS, Barack Obama di hari Sabtu mencari persetujuan Kongres untuk melakukan intervensi militer di Suriah, sebagai hukuman terhadap rezim Presiden Suriah, Bashar al-Assad yang menggunakan senjata kimia di pinggiran kota Damaskus, dan menewaskan lebih dari 1.400 orang.

Rusia mengatakan AS belum membuktikan tuduhan mereka, dan meyakini bahwa serangan itu dilancarkan oleh kelompok pemberontak untuk memprovokasi intervensi asing dalam perang saudara di Suriah.

Rusia adalah salah satu pemasok senjata terbesar rezim Assad dan memiliki fasilitas pangkalan laut di pelabuhan Suriah Tartous.

Moskow bersikap menentang setiap intervensi militer di Suriah dan telah melindungi Damaskus dari tekanan di Dewan Keamanan PBB.

Interfax mengatakan Priazovye beroperasi terpisah dari unit angkatan laut permanen yang ditempatkan di Laut Mediterania. (guardian)

Baca Juga:

Analis MIliter: Berkurangnya Kepemimpinan AS di Luar Negeri

Tunda Intervensi Militer, Obama Dinilai Pengecut dan Lemah

Menteri Luar Negeri Negara Liga Arab Segera Bahas Situasi Suriah


http://id.berita.yahoo.com/rusia-mata-matai-pergerakan-militer-di-mediterania-144321283.html
◄ Newer Post Older Post ►
 

© Tersedunia Powered by Blogger